Gila

May 24th, 2009 | By Admin | Category: Isi II, Penulis Tamu, chegu bard

Oleh Chegu Bard

Tengah sejuk (-3 celcius), tengah sibuk siapkan banyak benda, tengah macam nak demam, selsema batuk, tiba-tiba aku rasa aku punya kerajaan Malaysia yang GILA.

Sempena Hari Hak Asasi sedunia; orang ditangkap di Malaysia, Mohamad Sabu ditangkap ketika nak kahwinkan anak perempuanya (ketika itu) sekurang kurang 8 peguam ditangkap untuk pergi ke Sambutan Hak Asasi anjuran Majlis Peguam (ketika itu) warga negara dinafikan hak ikat jamin.

Gila, gila, teringat sajak ” Hidup di zaman edan “….

SAJAK BULAN MEI 1998 DI INDONESIA
W.S. Rendra

Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja
Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan
Amarah merajalela tanpa alamat
Kelakuan muncul dari sampah kehidupan
Pikiran kusut membentur simpul-simpul sejarah

O, zaman edan!
O, malam kelam pikiran insan!
Koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan
Kitab undang-undang tergeletak di selokan
Kepastian hidup terhuyung-huyung dalam comberan

O, tatawarna fatamorgana kekuasaan!
O, sihir berkilauan dari mahkota raja-raja!
Dari sejak zaman Ibrahim dan Musa
Allah selalu mengingatkan
bahwa hukum harus lebih tinggi
dari ketinggian para politisi, raja-raja, dan tentara

O, kebingungan yang muncul dari kabut ketakutan!
O, rasa putus asa yang terbentur sangkur!
Berhentilah mencari Ratu Adil!
Ratu Adil itu tidak ada. Ratu Adil itu tipu daya!
Apa yang harus kita tegakkan bersama
adalah Hukum Adil
Hukum Adil adalah bintang pedoman di dalam prahara

Bau anyir darah yang kini memenuhi udara
menjadi saksi yang akan berkata:
Apabila pemerintah sudah menjarah Daulat Rakyat
apabila cukong-cukong sudah menjarah ekonomi bangsa
apabila aparat keamanan sudah menjarah keamanan
maka rakyat yang tertekan akan mencontoh penguasa
lalu menjadi penjarah di pasar dan jalan raya

Wahai, penguasa dunia yang fana!
Wahai, jiwa yang tertenung sihir tahta!
Apakah masih buta dan tuli di dalam hati?
Apakah masih akan menipu diri sendiri?
Apabila saran akal sehat kamu remehkan
berarti pintu untuk pikiran-pikiran kalap
yang akan muncul dari sudut-sudut gelap
telah kamu bukakan!

Cadar kabut duka cita menutup wajah Ibu Pertiwi
Airmata mengalir dari sajakku ini.

………………………………………

Aku sudah panas dalam sejuk dingin. Ayuh kawan kawantunjukkan kuasa rakyat, kepada penguasa gila kuasa. Parlimen umpama pusat kuasa, sesiapa yang gila dan korup menzalimi rakyat harus berasa gentar bila jeritan rakyat sudah terdengar menghampiri istana !!!!

Lagu lama, lagu perkauman sudah tidak laku lagi !!! Ini bukan perlawanan ‘kaum’ ini berlawanan rakyat tertindas dengan kuasa yang zalim.

nota edI: artikel ini di tulis beberapa hari menjelang sebuah perhimpunan yang berlangsung pada 16 Mei 2007 berhampiran parlimen.

_____________________________________________________

Chegu Bard ialah Ahli Majlis Pimpinan Tertinggi, Parti Keadilan Rakyat.  Seorang pemuja salah seorang tokoh revolusi dunia, Che Guevara.  Minatnya pada Che, boleh dilihat di dalam nama penanya, Che-gu Bard.

Tags:

Afiat

Leave Comment

Petikan dari para artikel "Beriklan Di PerakExpress.com": Kami tidak menyaring komentar-komentar sdr, kecuali komentar yang kuat berbau lucah dan berbau perkauman, terlampau mengeluarkan kata kesat, komentar yang berulang, komentar yang terlampau panjang dan komentar yang mengiklankan sesuatu produk.

Nombor ip yang sama nickname berlainan akan berada dalam consideration list, jika kami mengesyaki sesuatu kepada no IP tersebut, kami akan delete.

Kadang-kadang kami juga terlepas pandang akan sesuatu komentar yang tak patut tersiar. Kami berasa agak kurang adil berbuat demikian, tetapi kami tidak sengaja, jadi kami pohon maaf.